GBP/USD Turun Ke Level Terendah Terkait Brexit

RIFAN FINANCINDO – Pound merosot ke level terendah dalam lebih dari tiga dekade karena hasil pemilu Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa pada bulan kemarin mengirim investor mencari aset haven, meningkatkan yen dan mendorong imbal hasil obligasi global ke rekor terendah.

Mata uang Inggris melebihi level terendah yang dicapai dalam segera setelah referendum Inggris pada? 23 Juni lalu, sementara mata uang Yen naik setidaknya 1 persen terhadap 16 mata uang utama. Investasi pendanaan real-estate M&G ditangguhkan 4,4 miliar pound ($ 5.7 miliar), Selasa, menyusul hak dari Investor Aviva dan Standard Life Investments setelah kesibukan permintaan pelunasan. Imbal hasil Treasury AS dengan tenor 10-tahun jatuh ke rekor, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang untuk jangka waktu yang lebih lama merosot ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya.

BACA JUGA 😕Emas Menguat ke 2 Tahun Tertinggi

Pound turun 1,3 persen menjadi $ 1,2847 pada pukul 11:25 siang di Tokyo pada hari Rabu, setelah mencapai level terendah 31-tahun di $ 1,2798. Yen menguat 1,1 persen terhadap dolar ke 100,65, setelah naik ke 100,58, level paling tinggi sejak 24 Juni.. Euro turun 0,3 persen menjadi $ 1,1038.(frk)

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.