Platinum Berada pada Level 6-1/2 Tahun Terendah Terkait Skandal VW

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Platinum jatuh ke level terendahnya dalam 6-1/2-tahun terakhir pada hari Rabu, di tengah kekhawatiran tentang penurunan permintaan dari sektor otomotif, di mana platinum digunakan dalam katalis diesel untuk membersihkan emisi gas buang, sedangkan paladium, yang digunakan dalam kendaraan bensin, naik 7 persen.

Logam telah tertekan oleh berita pemalsuan uji emisi yang dilakukan perusahaan sebesar Volkswagen AG di AS karena investor percaya itu bisa mempengaruhi permintaan mobil diesel.

Harga palladium, logam utama yang digunakan dalam katalis bensin, melonjak terkait spekulasi bahwa skandal Volkswagen dapat meningkatkan permintaan untuk kendaraan bensin, kata para pedagang.

Spot platinum jatuh ke terendah sejak Januari 2009 lalu ke level $924,50 per ons, dan turun 0,8 persen ke level $926,25 pukul 1:57 EDT (1757 GMT).

Paladium, di sisi lain, melonjak 7,2 persen ke level $649 per ons, tertinggi sejak pertengahan Juli lalu. Mengupas keuntungan dan naik 6,1 persen ke level $642,25 per ons, di jalur menuju kenaikan terbesar sejak Desember 2009 lalu.

Emas menguat, pasca dua hari mengalami penurunan, karena dolar jatuh sebanyak 0,2 persen terhadap sebagian besar mata uang utama, sedangkan data pabrik Cina yang lemah memburuknya selera investor terhadap risiko.

Spot emas naik 0,6 persen ke level $1,131.53 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,6 persen ke level $1,131.50 per ons.

Kepemilikan emas ETF, terlihat meningkat pertama dalam hampir sebulan terakhir pada hari Selasa, mendukung harga emas.

Perak naik sebesar 0,2 persen ke level $14,75 per ons. (izr)

Sumber: Reuters