Pidato Pejabat The Fed Angkat Wall Street

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Saham-saham di Amerika Serikat (AS) menguat usai pidato salah satu pejabat bank sentral, Gubernur Federal Reserve Board Lael Brainard. Dia menunjukkan sikap dovish terhadap tingkat suku bunga dan mendesak untuk berlaku hati-hati tentang penghapusan stimulus moneter yang terlalu cepat.

Pidato Brainard diikuti komentar Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart dan rekan Minneapolis-nya Neel Kashkari yang sebelumnya menyarankan tidak ada urgensi untuk menaikkan patokan suku bunga AS.

“Hari ini baru nasihat kehati-hatian biasa dalam penghapusan akomodasi kebijakan,” kata Brainard, anggota voting permanen dan anggota resmi terakhir yang dijadwalkan untuk berbicara menjelang pertemuan kebijakan-pengaturan Fed pada 20-21 September, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (13/9/2016).

Pedagang memandang adanya kemungkinan kenaikan suku bunga September hingga 15 persen, dari 24 persen, dan mendaki menjadi 54,5 persen dari 59,2 persen pada Desember, demikian menurut alat FedWatch CME Group.

“Tidak ada cukup amunisi untuk kenaikan tingkat suku bunga pada September. Pasar ingin menunda ini selama mungkin,” tutur CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Jake Dollarhide.

Kekhawatiran kenaikan suku September telah mengirim tiga besar indeks saham AS jatuh ke level penurunan terburuk mereka sejak ‘Brexit’. Pada perdagangan Senin Dow Jones industrial average dan S & P 500 membukukan keuntungan harian terkuat sejak awal Juli tetapi indeks tidak sepenuhnya pulih dari penurunan tajam Jumat.

Namun demikian, pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, indeks Dow Jones naik 1,32 persen menjadi 18.325,07, kemudian indeks S & P 500 melonjak 1,47 persen menjadi 2.159,04, serta Nasdaq Composite melonjak 1,68 persen menjadi 5.211,89.

Adapun sekitar 7,8 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, jauh di atas rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebesar 6,3 miliar lembar, menurut data Thomson Reuters. ( http://ekonomi.metrotvnews.com)

 

Meredanya Kekhawatiran Suku Bunga AS Angkat Bursa Jepang

Bursa saham Jepang naik untuk pertama kalinya dalam lima hari setelah ekuitas AS mengalami rebound dari aksi jual terburuk sejak bulan Juni di tengah meredanya kekhawatiran atas kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh Federal Reserve.

Eksportir seperti produsen otomotif berkontribusi untuk keuntungan terbesar pada indeks Topix ke 1,327.99 pada pukul 09:06 pagi di Tokyo, bahkan setelah yen menguat. Nikkei 225 menguat ke 16,750.45. Indeks Volatilitas Nikkei Stock Average turun 5,7 persen setelah naik tajam dalam tiga bulan pada hari Senin karena Topix turun 1,5 persen. Gubernur The Fed, Lael Brainard menyerukan kehati-hatian menjelang pengetatan kebijakan moneter dalam pidatonya pada hari Senin. Sementara itu, Bank of Japan bertemu pekan depan dengan investor dibiarkan menebak tentang prospek stimulus lebih lanjut setelah komentar dari Gubernur Haruhiko Kuroda pekan lalu.

Kontrak pada Indeks S&P 500 turun 0,1 persen. Indeks ekuitas yang mendasari melonjak 1,5 persen pada hari Senin, dengan kemungkinan kenaikan suku bunga AS merosot ke 22 persen menyusul komentar Brainard.(Bloomberg)

PT RIFAN FINANCINDO