Perubahan Daftar Indeks Saham BEI

Ilustrasi saham Bursa Efek Indonesia./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/10/12/2018.RIFAN FINANCINDO – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor atas sejumlah indeks saham yang ada di bursa. Evaluasi mayor ini berlaku mulai Senin, 1 Februari 2021 hari ini.

Beberapa indeks yang terkena kocok ulang periode Februari-Juli 2021 antara lain indeks LQ45, IDX30, IDX80, IDX BUMN20, IDX High Dividend 20, dan indeks Kompas100. Selain mengocok konstituen indeks saham, BEI juga kembali mengatur saham-saham yang bisa ditransaksikan dengan margin.

LQ45

Dua saham yang masuk LQ45 untuk periode Februari-Juli 2021 adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Sedangkan dua saham yang keluar dari LQ45 adalah PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

IDX30

Empat saham yang masuk IDX30 untuk periode Februari-Juli 2021 adalah:

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA),
2. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON),
3. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG),
4. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).

Sedangkan empat saham yang keluar dari IDX30 adalah:

1. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)
2. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
4. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

IDX80

Ada 10 saham yang masuk dan 10 saham keluar dari IDX80 untuk periode Februari-Juli 2021. Saham-saham yang masuk pada IDX80 periode Februari-Juli 2021 adalah

1. Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST)
2. Delta Dunia Makmur (DOID)
3. MNC Vision Networks (IPTV)
4. Lippo Karawaci (LPKR)
5. Matahari Department Store (LPPF)
6. PP Presisi (PPRE)
7. J Resources Asia Pacific (PSAB)
8. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS)
9. Wismilak Inti Makmur (WIIM)
10. Waskita Karya (WSKT)

Sedangkan 10 saham yang keluar dari indeks IDX80 adalah:

1. Agung Podomoro Land (APLN)
2. Global Mediacom (BMTR)
3. Sariguna Primatirta (CLEO)
4. Indosat (ISAT)
5. KMI Wire & Cable (KBLI)
6. Malindo Feedmill (MAIN)
7. Metrodata Electronics (MTDL)
8. Bank Pan Indonesia (PNBN)
9. Selamat Sempurna (SMSM)
10. Wijaya Karya Beton (WTON)

IDX BUMN20

Indeks yang mengukur kinerja harga dari 20 saham perusahaan tercatat yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN), badanĀ  usaha milik daerah (BUMD), dan afiliasinya ini kedatangan satu penghuni baru, yakni saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau yang sebelumnya bernama PT Bank BRIsyariah Tbk.

Sedangkan saham yang keluar dari indeks IDX BUMN20 adalah PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE).

IDX High Dividend 20

Tidak seperti indeks lain, kocok ulang indeks IDX High Dividend 20 berlaku satu tahun, mulai Februari 2021 hingga Januari 2022. Dua saham masuk pada indeks IDX High Dividend 20 yang berlaku setahun ke depan. Dua saham ini adalah PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Sedangkan dua saham yang keluar dari IDX High Dividend 20 adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).

Kompas100

Berdasarkan pengumuman BEI, 13 saham yang masuk dalam indeks Kompas100 periode Februari-Juli 2021 adalah:

1. Pacific Strategic Financial (APIC)
2. BFI Finance Indonesia (BFIN)
3. Bank CIMB Niaga (BNGA)
4. Bumi Resources (BUMI)
5. Delta Dunia Makmur (DOID)
6. MNC Vision Networks (IPTV)
7. Mitra Pinasthika Mustika (MPMX)
8. Cikarang Listrindo (POWR)
9. PP Presisi (PPRE)
10. Rukun Raharja (RAJA)
11. Soechi Lines (SOCI)
12. Tunas Baru Lampung (TBLA)
13. Wismilak Inti Makmur (WIIM)

Sedangkan 13 saham yang keluar dari indeks Kompas100 adalah:

1. Adhi Karya (ADHI)
2. Bank Bukopin (BBKP)
3. Global Mediacom (BMTR)
4. Garuda Indonesia (GIAA)
5. HK Metals Utama (HKMU)
6. Indofarma (INAF)
7. Itama Ranoraya (IRRA)
8. Indosat (ISAT)
9. Jaya Real Property (JRPT)
10. KMI Wire & Cable (KBLI)
11. Kino Indonesia (KINO)
12. Siloam International Hospitals (SILO)
13. Surya Pertiwi (SPTO)

 

Sumber : kontan