Permintaan Meningkat Picu Kenaikan Harga Emas

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada Selasa (Rabu pagi WIB). Kenaikan terjadi karena para pedagang melakukan “short-covering” (membeli kembali emas yang telah dijual) menjelang akhir tahun.

Kontrak emas yang paling aktif untuk permintaan Februari naik USD5,2, atau 0,46%, menjadi menetap di USD1.138,80 per ounce.

Investor terfokus pada penyesuaian posisi mereka menjelang dimulainya tahun baru dan emas mendapat dukungan karena para pedagang mengeliminasi “short positions” mereka, membeli logam mulia untuk menutup “open position”, sehingga memberikan dukungan terhadap logam mulia.

Sementara keadaan ekonomi positif yang biasanya memberikan tekanan pada emas, tetapi karena investor dalam proses penyesuian posisi jangka panjang pada Selasa, emas memperoleh dukungan ketika laporan yang dirilis oleh Conference Board yang berbasis di AS menunjukkan kepercayaan konsumen mencapai tingkat lebih baik dari perkiraan 113,7.

Investor memprediksi aktivitas perdagangan rendah dalam minggu ini karena secara historis pedagang AS mengambil cuti antara hari libur Natal dan Tahun Baru, tetapi indeks penjualan “pending home” (rumah yang pengurusannya belum selesai) akan dirilis pada Rabu, perdagangan internasional dalam barang dan klaim pengangguran mingguan pada Kamis (29/12).

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap beberapa mata uang utama, menguat 0,05% menjadi 103,03 pada pukul 19.20 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Fokus belum dimulai pada kenaikan suku bunga Fed berikutnya, karena kenaikan suku bunga The Fed AS baru berlalu selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember, tetapi investor percaya the Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 selama pertemuan FOMC Maret.

Menurut alat Fedwatch CME Group, kemungkinan tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,75 ke setidaknya 1,00 adalah empat% pada pertemuan Februari dan 25% untuk pertemuan Maret.

Perak untuk pengiriman Maret meningkat 23 sen, atau 1,46%, menjadi ditutup pada USD15,989 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD10,9 atau 1,22%, menjadi ditutup pada USD904,10 per ounce. ( economy.okezone.com )