Peringatan Yellen ke Negara-negara Besar

305862989pRIFAN FINANCINDO – Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada hari Kamis (8/4/2021) memperingatkan risiko divergensi permanen dalam ekonomi global setelah krisis Covid-19. Dia lantas mendesak negara-negara besar untuk menyuntikkan dukungan fiskal baru yang signifikan untuk mengamankan pemulihan yang kuat.

Melansir Reuters, dalam sebuah pernyataan kepada komite pengarah Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, Yellen menggarisbawahi perlunya negara-negara besar untuk terus mendukung negara-negara berkembang saat mereka bergulat dengan pandemi Covid-19, perubahan iklim, dan beban utang yang tinggi.

Dia mendesak Bank Dunia untuk membantu negara-negara, terutama yang termiskin di dunia, mendapatkan akses tepat waktu ke vaksin COVID-19, dan mendukung negosiasi yang dipercepat untuk mengisi kembali dana Asosiasi Pembangunan Internasional Bank Dunia untuk negara-negara termiskin.

Amerika Serikat sendiri, menurut Yellen, telah menjanjikan dana senilai US$ 4 miliar untuk inisiatif distribusi vaksin global COVAX. Dia mendesak negara lain untuk ikut bergabung.

Yellen mengatakan, Washington -yang sejauh ini hanya meminjamkan vaksin ke Meksiko dan Kanada- sedang menjajaki untuk berbagi kelebihan dosis. Akan tetapi, dia tidak memberikan rincian lebih jauh mengenai hal ini.

Pernyataan Yellen mencerminkan fokus pemerintahan Biden pada kerja sama internasional yang kuat untuk mengatasi tantangan global. Ini sangat berbeda dari pendekatan “go-it-alone” yang dilakukan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

“Krisis (Covid-19) telah memperburuk tren peningkatan ketimpangan pendapatan, meningkatkan kekhawatiran tentang jalur yang berbeda di dalam dan antar negara. Kita juga menghadapi ancaman perubahan iklim yang eksistensial. Kita hanya dapat menyelesaikan masalah ini melalui kerja sama internasional yang kuat,” jelas Yellen dalam sambutannya yang disiapkan untuk pertemuan pertamanya dengan Komite Moneter dan Keuangan Internasional IMF dan Komite Pembangunan Bank Dunia.

Mantan pimpinan Federal Reserve itu juga mengatakan, dukungan fiskal dan moneter yang substansial dari negara-negara ekonomi utama telah meningkatkan prospek ekonomi global secara signifikan, tetapi lebih banyak upaya diperlukan.

Yellen mengatakan, Washington sedang menerapkan rencana bantuan Covid-19 senilai US$ 1,9 triliun dan mengerjakan paket infrastruktur besar lainnya, mendesak negara-negara besar lainnya untuk mengambil tindakan serupa.

 

Sumber : kontan