Perdagangan Pagi, IHSG Berbaris di Jalur Hijau

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi di awal pekan ini terpantau menguat atau mampu berbaris di jalur hijau. Sentimen positif seperti mulai terasanya dampak dari 12 paket kebijakan ekonomi dari pemerintah membuat gerak IHSG mampu melawan pelemahan.

IHSG Senin, 22 Agustus, perdagangan pagi dibuka menguat sebanyak 13,58 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 5.429. Sedangkan saham unggulan LQ45 menguat sebanyak? 2,75 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 934 dan JII juga terpantau menguat sebanyak 5,66 poin atau setara 0,8 persen ke posisi 748.

Pagi ini, seluruh sektor didominasi bergerak di jalur hijau meski ada satu sektor yang terlihat duduk di jalur merah. Sektor keuangan mengalami pelemahan sebanyak 1,55 poin. Sementara itu, sektor pertambangan menguat 6,52 poin, sektor manufaktur menguat 4,91 poin, dan sektor perkebunan menguat 2,31 poin.

Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 248 juta lembar saham senilai Rp252 miliar. Sebanyak 126 saham mengalami penguatan, sebanyak 47 saham mengalami pelemahan, sebanyak 66 saham mengalami stagnan, dan sebanyak 332 saham tidak mengalami perdagangan.

Sementara itu, pergerakan IHSG pada minggu ini diperkirakan akan mempertahankan level di atas 5.400 untuk melanjutkan misi ke 5.500, setelah pada akhir pekan kemarin ditutup mengalami koreksi.

Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Wijanarko menyebutkan, aksi jual kaum bearish membuat indeks terkoreksi lebih dalam dari level 5.300, sehingga kaum bullish memutuskan membeli saham big cap dan lapis kedua pilihan yang mendorong indeks ke atas level resisten psikologis 5.400.

“Saat indeks terkoreksi ke bawah 5.300, kaum banteng menilai IHSG akan tertekan ke 5.180, tapi indeks naik di atas 5.300 dan kembali di atas 5.400, sehingga membuka peluang lagi bagi kaum banteng untuk melanjutkan misi kenaikan ke 5.500,” jelas Yuganur.

Sementara itu, ?Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menambahkan, indeks bergerak dalam rentang konsolidasi wajar pada penutupan akhir pekan kemarin, meski terdapat tekanan wajar tapi capital inflow yang terhimpun selama sepekan mencapai Rp1,8 triliun.

“Dan juga terjadi kenaikan indeks sebesar 0,72 persen bila dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya,” pungkas William.

Sumber : http://ekonomi.metrotvnews.com

RIFANFINANCINDO