Penurunan Terbesar Emas Sejak Maret Terkait Kenaikan Suku Bunga AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas membukukan penurunan terbesar sejak Maret setelah kenaikan suku bunga pertama The Fed dalam hampir satu dekade terakhir menguatkan dolar, membatasi daya tarik untuk memiliki logam mulia.

Bank sentral AS pada Rabu dengan suara bulat memutuskan untuk menaikkan biaya pinjaman dengan seperempat persentase poin. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik untuk memegang bullion, yang tidak membayar bunga atau memberikan pengembalian layaknya aset lain ?seperti obligasi atau saham.

Emas merosot ke level terendahnya lima tahun pada awal bulan ini karena para pedagang berspekulasi bahwa pembuat kebijakan akan menaikkan suku pada pertemuan terbaru. Keputusan itu merupakan puncak dari upaya selama setahun untuk mempersiapkan investor dan konsumen untuk akhir dari sebuah era yang belum pernah terjadi sebelumnya dari kelonggaran uang. Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan bahwa pengetatan selanjutnya ?akan melambat.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 2,5 persen untuk menetap di $ 1,049.60 per ons pada 1:42 siang di Comex, New York, penurunan terbesar sejak 6 Maret lalu. Logam ini menuju penurunan tahunan ketiga secara berturut turut.

Bullion biasanya bergerak terbalik terhadap dolar, yang naik 0,8 persen terhadap kelompok 10 mata uang utama. Para pembuat kebijakan The Fed memperkirakan bahwa tingkat suku bunga jangka pendek akan meningkat menjadi 1,375 persen pada akhir 2016, menyiratkan empat kenaikan sebesar seperempat poin pada kisaran target tahun depan, berdasarkan jumlah rata-rata dari 17 pejabat.(mrv)

Sumber: Bloomberg