Emas Antam Naik Tipis, Emas Dunia Mendatar

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Harga jual emas dan buyback (beli kembali) PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini bangkit untuk mencetak kenaikan tipis, setelah sejak awal pekan berada dalam tren negatif. Penguatan emas di dalam Negeri terjadi saat emas global masih bergerak mendatar

Dilansir dari situs Logammulia.com, Rabu (24/8/2016) harga jual emas di Gedung Antam pada hari ini naik Rp1.000 menjadi Rp619.000/gram dari posisi kemarin Rp618.000/gram. Harga buyback juga mengalami peningkatan dengan nominal yang sama menjadi Rp558.000/gram dibandingkan sebelumnya Rp557.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.198.000, dengan harga per gram Rp599.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.779.000 dengan harga per gram Rp593.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.360.000 dengan harga per gram Rp590.000 .

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.950.000 dengan harga per gram Rp590.000, namun emas ukuran ini tidak tersedia. Harga emas 10 gram dijual Rp5.825.000 dengan harga per gram Rp582.500.

Harga emas 25 gram Rp14.425.000 dengan harga per gram Rp577.000, namun sudah tidak tersedia. Harga emas 50 gram sebesar Rp28.700.000, dengan harga per gram Rp574.000. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp57.225.000, dengan harga per gram Rp572.250.

Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp142.675.000, dengan harga per gram Rp570.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp284.975.000 dengan harga per gram Rp569.950. Namun, ukuran emas 100 gram sampai 500 gram belum tersedia.

Kenaikan juga terjadi pada harga emas di Pulogadung menjadi Rp609.000/gram dibandingkan kemarin Rp608.000/gram dan harga emas di Sarinah juga bertambah Rp1.000 menjadi Rp619.000/gram dibandin sebelumnya Rp618.000/gram.

Dilansir Reuters hari ini, emas global tidak berubah terlalu jauh dengan kecenderungan mendatar saat di pasar spot berada pada level USD1,338.20 per ons. Sedangkan emas AS tergelincir 0,3% menjadi USD1.342,60 per ons saat investor masih menanti kenaikan suku bunga acuan AS. (http://ekbis.sindonews.com)

Dolar Lanjutkan Reli Ditengah Meningkatnya Spekulasi Pengetatan Jelang Yellen

 

Indeks dolar naik untuk hari keempatnya karena para trader masih menunggu pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada pekan in isebagai petunjuk laju suku bunga AS.

Greenback menguat terhadap semua kecuali dua dari rekan-rekan pasar negara berkembang karena pedagang berjangka memmnepatkan probabilitas 28% dari kenaikan suku bunga AS bulan depan dan peluang 54% pada Desember.

Indeks Bloomberg Spot Dollar naik 0,1% pada 11:40 pagi di Tokyo, setelah tiga hari, gain 0,7%. Greenback dibeli ?100,37 dibandingkan dengan 100,24 di New York. Ini sedikit berubah pada $ 1,1301 per euro dan 0,2% lebih kuat di level 72,76 sen AS dibandingkan dengan rekan Selandia Baru.

Indeks JPMorgan Chase perubahan harga naik menjadi 10,22% di New York, level tertinggi sejak 26 Juli.(yds)

Sumber: Bloomberg

RIFANFINANCINDO