Penguatan Saham Energi Angkat Bursa AS di Sesi Penutupan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham AS naik, menghentikan penurunan selama 3 hari diiringi penguatan saham energi untuk sesi kedua dari level terendah sejak September lalu dan saham perusahaan maskapai penerbangan yang memimpin perusahaan transportasi berada di level 3 bulan terendah.

Kemerosotan dalam saham energi dan industri telah membantu menahan kenaikan pada ekuitas sejak Indeks Standard & Poor 500 mencapai level lebih dari 3 bulan tertinggi pada awal November. Saham perusahaan maskapai penerbangan mendorong saham industri hari ini, sementara laba Chevron Corp naik 1,9 % untuk meningkatkan saham energi setelah memangkas rencana pengeluaran pada tahun 2016.

Indeks S&P 500 naik 0,2 % ke level 2,052.26 pada pukul 04:00 sore waktu New York, dekati harga rata-rata selama 50 hari terakhir setelah sebelumnya menguat 1 %. Indeks tersebut tetap berada di jalurnya untuk penurunan mingguan pertama dalam 4 minggu terakhir.

Dengan pertemuan Federal Reserve yang kurang dari seminggu lagi, kinerja Indeks S&P 500 pada Desember ini terbukti pengecualian untuk tren historis untuk bulan ini yang biasanya dapat mendorong penguatan pada ekuitas global. Reli awal pada perusahaan Apple Inc. berakhir begitu saja diikuti penurunan saham teknologi, sementara kekhawatiran saat ini tentang laju pertumbuhan global dapat menghapus semua kenaikan pada indeks acuan di tahun 2015.

Ketua Fed Janet Yellen saat ini mengisyaratkan bahwa perekonomian bersiap untuk menopang suku bunga yang lebih tinggi. Namun, investor terjebak antara optimisme tentang pertumbuhan ekonomi AS dan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi di China dan penurunan konsekuen dalam saham komoditas akan meredam prospek pertumbuhan global. Harga minyak dekati level 6 tahun terendah setelah OPEC mengatakan produksi minyak mentah meningkat ke level tertinggi dalam lebih dari 3 tahun terakhir pada bulan November. (knc)

Sumber : Bloomberg