Pasokan AS Kembali Berkurang Antarkan Minyak Hentikan Penurunan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Minyak hentikan penurunan selama 3 hari menjelang rilis data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan pasokan minyak Negeri Paman Sam tersebut berkurang untuk pekan ke-7.

Kontrak berjangka minyak stagnan di New York setelah 3 hari terakhir merosot sebesar 3.1%. Pekan lalu pasokan minyak mentah diperkirakan turun sebesar 1.75 juta barel, hal itu menurut survey Bloomberg menjelang Energy Information Administration merilis data pada hari Rabu besok. Adanya badai di Teluk Mexico telah memicu evakuasi personal dari operasional beberapa perusahaan energi.

Rebound minyak dari level 6 tahun terendah yang telah mendekati level $60 per barel ditengah adanya spekulasi bahwa melimpahnya pasokan global akan bertahan seiring kenaikan harga memacu pemulihan pada angka produksi. Semenatra OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) mempertahankan kuota kolektifnya saat pertemuan pada tanggal 5 Juni kemarin yang sejalan dengan upaya untuk mempertahankan pangsa pasar.

WTI (West Texas Intermediate) untuk pengiriman bulan Juli berada di level $59.57 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange atau naik sebesar 5 sen pukul 9:04 pagi ini waktu Sydney. Kemarin kontrak WTI turun 44 sen ke level $59.52. Sepanjang tahun 2015 ini harga WTI telah mengalami kenaikan sebesar 12%.

Sementara Brent untuk penyelesaian bulan Juli yang berakhir kemarin yang sempat turun $1.26, atau 2% ke level $62.61 per barel di Bursa ICE Futures Europe, London. Acuan minyak mentah Eropa tersebut ditutup lebih tinggi sebesar $3.09 dibanding WTI. Sedangkan kontrak Brent yang akan aktif bulan Agustus turun 69 sen ke level $63.95 per barel. (bgs)

Sumber : Bloomberg