Pasar Saham Asia Menghijau Tanggapi Menguatnya Minyak Mentah

\Pasar Saham Asia Menghijau Tanggapi Menguatnya Minyak Mentah   \RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pasar saham Asia dibuka menguat, didukung oleh menguatnya Wall Street pada akhir pekan kemarin. Selain itu, menguatnya harga minyak mentah dan secercah kekuatan dalam data China pada akhir pekan kemarin, ikut membantu penguatan indeks.

Indeks S&P 500 ditutup di tingkat tertinggi tahun ini karena harga minyak naik lebih lanjut dan investor menilai kembali langkah-langkah stimulus yang diambil oleh Bank Sentral Eropa pekan lalu cukup positif.

Melansir Reuters, Senin (14/3/2016), Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen, sementara indeks saham Jepang Nikkei, N225, naik 1,5 persen.

Saat ini, investor tengah mengalihkan perhatian pada kebijakan dua hari Bank of Japan (BOJ). Diperkirakan dalam rapat kali ini, mereka akan membahas stimulus USD90 miliar, setelah industri sekuritas memperingatkan bahwa uang investasi berpotensi pindah ke deposito bank.

BOJ tetap mempertahankan bunga negatif pada pertemuan pada akhir Januari. Sementara, the Federal Reserve dan Bank of England terlihat akan mengambil sikap atas langkah ECB memperluas program pelonggarannya.

Data yang dirilis sebelum pasar dibuka menunjukkan pesanan mesin Jepang pada Januari ini naik lebih dari yang diperkirakan sebesar 15 persen dari bulan sebelumnya. Sedangkan Data China yang dirilis pada akhir pekan kemarin menunjukkan pelemahan di bagian penting lain dari ekonomi.

Gubernur Bank Rakyat China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengatakan, sentral tidak akan memberikan stimulus yang berlebihan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi akan menjaga sikap agar fleksibel dalam melawan guncangan ekonomi.

Sumber : http://economy.okezone.com