Bursa Asia Menghijau Pagi Ini

RIFAN FINANCINDO – Bursa Asia pada pembukaan perdagangan awal pekan ini dibuka bervariasi, mayoritas di zona hijau mengikuti penutupan Bursa Wall Street pada perdagangan Jumat (11/9/2020) yang juga ditutup mayoritas di zona hijau. Tercatat indeks Nikkei di Jepang dibuka menguat 0,12% , Hang Seng Index di Hong Kong naik 0,29%, Shanghai di China melonjak 0,53%, Indeks STI Singapura terdepresiasi 0,11% dan Kospi Korea Selatan terpantau terbang 0,92%. Hari ini, Jepang akan merilis data Produksi Industri Juli secara month-on-month (MoM), dimana

Monopoli Industri Ayam di Indonesia

RIFAN FINANCINDO – Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kodrat Wibowo menyebutkan bahwa kecenderungan monopolisasi yang dilakukan perusahaan di industri perunggasan tidak dilarang dalam undang-undang. Dilansir dari Antara, Jumat (11/9/2020), Kodrat Wibowo menjelaskan bahwa sejumlah perusahaan besar di perunggasan tentunya memiliki upaya untuk memperbesar skala usahanya, salah satunya dengan melakukan akuisisi atau kemitraan dengan perusahaan unggas lainnya, bahkan UMKM. Namun demikian, upaya melakukan akuisisi dan merger ini tidak dikatakan mengarah pada praktik monopoli karena lebih menyasar pada strategi pemasaran dan

Perusahaan AS Masih Betah di China

RIFAN FINANCINDO РPerusahaan Amerika Serikat di China merasa semakin pesimistis dengan penyelesaian ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing. Berdasarkan hasil survei Kamar Dagang Amerika di Shanghai terhadap 1.400 perusahaan pada Juni dan Juli lalu diketahui lebih dari seperempat perusahaan yang menjadi responden memperkirakan  ketegangan perdagangan AS-China akan berlangsung tanpa batas waktu. Angka itu meningkat dari tahun lalu yang hanya 17 persen. Sementara itu, sekitar seperlima responden mengatakan ketegangan dagang akan berlangsung selama tiga hingga lima tahun atau naik dibandingkan

UMKM Terdampak Pandemi

RIFAN FINANCINDO – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Mereka adalah ujung tombak perputaran ekonomi dalam negeri. Dikutip dari Kompas.com, Jumat (20/12/2019), UMKM menyumbang 60,34 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyumbang 58,18 persen dari total investasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19, UMKM memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah situasi yang tak pasti. Naasnya, UMKM juga menjadi kelompok yang rentan di tengah situasi pandemi. Tak sedikit UMKM jatuh

« Older Entries Recent Entries »