PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | IHSG turun 20,31 poin

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah 20,31 poin atau 0,34 persen menjadi 5.873,05 poin pada pembukaan bursa Kamis pagi, sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 5,15 poin (0,55 persen) menjadi 924,83. Kendati dibuka melemah, IHSG kemudian bergerak menguat dan kembali berada di zona hijau. “Mulai adanya aksi profit taking menghalangi peluang IHSG untuk kembali melanjutkan kenaikannya,” kata analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Kamis.

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Trik Merealisasi Ide Bisnis

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Setiap produk yang Anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari sebuah pemikiran beberapa tahun yang lalu. Tanpa orang-orang yang memiliki kepercayaan diri untuk berbagi konsep dan desain baru, kita tidak akan maju sebagai masyarakat. Inovasi yang Anda punya bisa menjadi peluang untuk sukses di dunia bisnis, dan dapat membuka peluang yang tidak pernah Anda pikirkan. Meskipun ini bukanlah proses yang mudah, langkah pertama untuk mengubah ide bisnis Anda menjadi produk adalah membagikannya. Inilah yang perlu

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Wall Street Menguat

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Amerika Serikat (AS) penutupan menguat pada perdagangan Senin, membawa indeks Dow Jones dan S&P 500 mencetak kenaikan terbesar selama lebih dari sebulan. Kenaikan ini ditopang lonjakan saham perbankan menjelang laporan kinerja keuangan di akhir pekan ini. Tak hanya saham perbankan, saham industri, energi, dan saham konsumen juga meningkat tajam, sementara sektor utilitias dan telekomunikasi melemah. Dilansir dari Reuters, Selasa (10/7/2018), indeks Dow Jones Industrial Average naik 320,11 poin atau 1,31 persen menjadi 24.776,59,

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Bursa Asia Diperkirakan Menguat

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Asia diperkirakan akan rebound pada perdagangan hari ini, Senin (9/7/2018) menyusul data tenaga kerja Amerika Serikat yang positif. Dilansir Reuters, AS menciptakan lebih banyak pekerjaan dari yang diperkirakan pada bulan Juni, tetapi kenaikan upah yang stabil menunjukkan tekanan inflasi moderat yang harus membuat Federal Reserve tetap pada rencana kenaikan suku bunga secara bertahap tahun ini. Berdasarkan data Departemen Tenaga kerja AS, nonfarm payrolls naik 213.000 pekerjaan bulan lalu, karena para produsen meningkatkan perekrutan.

« Older Entries Recent Entries »