Perkembangan AI Jadi Peluang Baru

RIFAN FINANCINDO – Perkembangan teknologi seperti intelijen artifisial atau Artificial Intelligence (AI) santer diperbincangkan. AI atau kecerdasan buatan disebut dapat menciptakan peluang baru untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dunia. Namun, ilmuwan komputer dari Amerika sekaligus direktur penelitian di Google, Peter Norvig mengatakan, kadang kala ada ketidak seimbangan mengenai data yang memenuhi prinsip dalam sistem AI dan kemudian menjadi tantangan penting bagi kita. Hal ini disampaikan Peter dalam acara daring EmTech Asia 2020, yang diselenggarakan oleh Koelnmesse Pte Ltd dan MIT

RI Bakal Masuk Jurang Resesi?

RIFAN FINANCINDO – Badan Pusat Statistik (BPS) bakal mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 pada Rabu (5/8/2020) pukul 11.00 WIB. Pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan pengamat telah memperkirakan ekonomi bakal mengalami pertumbuhan negatif (resesi ekonomi) akibat pandemi Covid-19. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi, ekonomi RI akan tertekan ke titik -4,3 persen. “Jadi kita ekspektasi kuartal II itu kontraksi. Saya sampaikan di sini (rentang kontraksi antara) minus 3,5 persen sampai minus 5,1 persen. Titik poin (nilai tengah) minus 4,3 persen,” ungkap

Mengenal Alat Deteksi Tsunami Hibrida

RIFAN FINANCINDO – Insinyur senior dari The Woods Hole Oceanographic Institution, Lee Freitag mengaku sudah mengetes pemasangan teknologi hibrida kabel pendeteksi tsunami dari tim Kapal Riset Baruna Jaya III milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di perairan Siberut, Mentawai, Sumatera Barat. Ahli akustik bawah air itu mengatakan bahwa alat pendeteksi tsunami yang menggabungkan cable base tsunameter (CBT) dengan kabel dan sensor nirkabel tersebut akan menjadi pusat penerima data akustik jarak jauh di dalam laut dan menyampaikan data gelombang tsunami

Jutaan Dokter Filipina Minta Lockdown

RIFAN FINANCINDO – Lebih dari 1 juta orang tenaga kesehatan menyatakan Filipina telah kalah melawan pandemi Covid-19. Mereka mendesak Presiden Rodrigo Duterte untuk memberlakukan kembali aturan penguncian (lockdown) ketat di sekitar ibu kota Manila. Desakan ini berasal dari 80 kelompok yang mewakili 80.000 dokter dan perawat di Filipina. Melonjaknya kasus infeksi virus corona yang tidak terkontrol, membuat sistem kesehatan di negara tersebut runtuh. Inilah yang membuat mereka menyerukan untuk pengawasan lebih ketat di ibu kota dan provinsi terdekat. “Petugas kesehatan

« Older Entries Recent Entries »