Naiknya Harga Minyak Akan Buat IHSG Dibuka Menghijau

\Naiknya Harga Minyak Akan Buat IHSG Dibuka Menghijau\RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Indonesia pekan lalu mencatat penurunan. Namun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampaknya akan awali pekan ini dengan menghijau.

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, pekan lalu IHSG turun 67,24 poin atau 1,49 persen , sehingga year to date (Ytd) IHSG turun 2,99 persen. Disertai Net Sell Asing Rp1,38 triliun (YTD Net Sell Asing mencapai Rp3.89 triliun).

“Senin ini diperkirakan IHSG berpeluang NAIK di tengah kenaikan DJIA 1,33 persen, EIDO naik 2,41 persen dan minyak naik 9,21 persen serta menunggu release laporan keuangan for year 2015 BBRI,” ujar Edwin dalam risetnya, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Melihat pekan lalu, lanjut Edwin, reboundnya harga WTI crude oil sebesar 9,21 persen ke level USD32,25 (setelah sebelumnya selama 2 minggu sebelumnya harga WTI crude oil turun terendah 12 thn terakhir sebesar -20,64 persen) jadi sentimen positif untuk IHSG. Serta aksi short covering menjadi faktor DJIA menguat 210,83 poin atau 1,33 persen atau selama 1 minggu DJIA naik 105,43 poin atau 0,66 persen.

“Fokus minggu ini selain memperhatikan pergerakan WTI crude oil, investor di Wall Street akan memperhatikan FOMC rate decision, US Durable Goods Orders, US GDP serta release LK FY 2015 dari nama emiten besar, seperti Boeing, McDonald’s, 3M, United Technologies, Apple, Halliburton & Hess,” ujarnya.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com