Minyak WTI Naik Terkait Menigkatnya Kekerasan Di Irak

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik untuk hari ketiga diikuti minyak jenis Brent juga naik terkait para militan di Irak merebut lebih banyak wilayah di negara itu dan Presiden Barack Obama yang memperingatkan bahwa krisis dapat menyebar ke negara-negara lain.

Kontrak berjangka Agustus naik sebanyak 0,6% di New York. Pejuang dari Negara Islam di Irak dan Levant menguasai penyeberangan perbatasan Irak dengan Yordania dan Suriah, Hameed Ahmed Hashim, anggota dewan provinsi Anbar, mengatakan melalui telepon kemarin. Semenatar Indeks manufaktur China naik ke level tertinggi tujuh bulan terakhir pada Juni ini, menunjukkan bahwa perekonomian konsumen minyak terbesar kedua di dunia tersebut mengalami pertumbuhan.

WTI untuk pengiriman Agustus naik sebanyak 62 sen ke level $ 107,45 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 107,20 pada 12:26 siang waktu Sydney. Kontrak Juli berakhir pada level $ 107,26 pada 20 Juni. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 4% di atas rata-rata 100 hari. Bulan depan harga telah meningkat sebesar 8,9% di tahun ini.

Minyka jenis Brent untuk pengiriman Agustus naik sebanyak 47 sen, atau 0,4%, ke level $ 115,28 per barel di ICE Futures Europe. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan dengan lebih tinggi sebesar $ 8,05 dibanding WTI, dari level $ 7,98 pada 20 Juni lalu.(yds)

?

Sumber: Bloomberg