Minyak Tertekan Pasca Data Minyak AS Mengecewakan, Sentimen Brexit

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak mentah berjangka jatuh selama enam sesi berturut-turut pada awal perdagangan di Asia Kamis, terseret oleh data minyak AS yang agak mengecewakan dan meningkatnya risiko keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Sementara itu di New York Mercantile Exchange, minyak mentah berjangka untuk permintaan Juli diperdagangkan pada $ 47,55 per barel, turun $ 0,46, atau hampir 1%, di sesi elektronik Globex. Minyak mentah Brent Agustus di bursa ICE Futures London turun $ 0,38, atau 0,8%, ke $ 48,61 per barel.

Harga minyak global telah tertekan secara beruntun dalam beberapa hari, pertama tertekan oleh prospek bahwa penurunan produksi AS sejak April tahun lalu dapat berbalik karena jumlah rig yang meningkat.

Dalam pekan yang berakhir 10 Juni stok minyak mentah AS menyusut kurang dari yang diharapkan, penurunan 933.000 barel. Stok juga tumbuh sebesar 525.000 barel pada hub pengiriman minyak mentah utama dari Cushing, Okla. Namun, produksi turun 29.000 barel menjadi 8,72 juta barel per hari.(yds)

Sumber: MarketWatch