Minyak Seret Saham Jepang Ke Terendah Di Sesi Break

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Saham Jepang turun, karena indeks ekuitas acuan memangkas reli Rabu menjelang pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen dan kemerosotan harga minyak mentah dipimpin saham terkait minyak yang lebih rendah.

Indeks Topix tergelincir 0,3% menjadi 1,302.58, Nikkei 225 jatuh 0,3% menjadi 16,555.11 pada istirahat perdagangan di Tokyo. Volume perdagangan di Tokyo telah menyusut pekan ini karena investor bersiap untuk komentar Yellen di Jackson Hole, Wyoming, pada hari Jumat, dan pasar mencari indikasi pada saat ekonomi terbesar dunia akan menaikkan suku bunganya. produsen minyak dan eksplorasi termasuk Inpex Corp turun, karena minyak mentah diperdagangkan mendekati terendah sepekan. Recruit Holdings Co anjlok setelah sekelompok pemilik di perusahaan sumber daya manusia tersebut mengatakan akan menjual sahamnya sekitar $ 2,5 miliar.(Bloomberg)

Pasar Saham Asia Terkoreksi Buntuti Pelemahan Wall Street

 

Pasar saham Asia dibuka tergelincir seiring penurunan di Wall Street, sementara dolar Amerika Serikat (AS) menguat menjelang pidato Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen pada pertemuan para bankir Bank Sentral global.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang, .MIAPJ0000PUS, turun 0,3 persen. Pasar saham Australia turun 0,1 persen, pasar saham Korea Selatan, Kospi .KS11, turun 0,2 persen dan pasar saham Jepang, Nikkei N225, turun 0,3 persen.

Wall Street terkoreksi karena pelemahan pada sektor industri dasar dan sektor kesehatan, dengan indeks Dow Jones kehilangan 0,4 persen dan indeks S&P 500 turun 0,5 persen. Pasar global menunggu pidato Yellen di Jackson Hole, Wyoming, pada akhir pekan ini untuk berbicara prospek kebijakan moneter AS.

komentar hawkish terbaru dari beberapa pejabat Fed, termasuk Wakil Ketua Stanley Fischer, telah mengangkat harapan bahwa Yellen akan mengungkapkan pandangan serupa.

“Seperti semua orang pejabat bank sentral dan akademisi ekonomi yang berkumpul dalam diskusi dua hari tersebut, akan ada berbagai pidato dan komentar dari para pejabat senior. Beberapa mungkin akan mempengaruhi pasar,” tulis kepala penelitian investasi di FXPRIMUS, Marshall Gittler, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (25/8/2016).

“Semua orang menunggu presentasi besok oleh Gubernur The Fed Janet Yellen, tetapi para pejabat lain mungkin memiliki hal penting lain untuk dikatakan dalam forum tersebut,” tambahnya.

Dolar AS telah bergerak dua arah selama seminggu terakhir karena adanya harapan untuk kenaikan suku bunga Fed jangka pendek. Greenback sedikit berubah pada USD100,54 per yen Jepang sementara Euro berada di USD1,12 per Euro.

( http://economy.okezone.com )

RIFAN FINANCINDO