Minyak Pertahankan Gain Terkait Kebakaran di Kanada & Turunnya Produksi AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak mempertahankan kenaikan di atas $ 44 per barel karena kebakaran hutan di Kanada menahan pasokan minyak dan setelah produksi AS jatuh ke level terendahnya sejak September 2014.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik sebesar 1,5 persen dua sesi sebelumnya. Sebanyak 1 juta barel per hari, atau sekitar 40 persen dari produksi minyak, menurut laporan dari Royal Bank of Canada. AS mungkin menarik turun cadangan minyaknya dari rekor tinggi karena gangguan di Kanada tersebut, menurut Wood Mackenzie. produksi AS jatuh ke level terendahnya delapan bulan pekan lalu, data pemerintah menunjukkan di hari Rabu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni berada di $ 44,13 per barel di New York Mercantile Exchange, turun sebanyak 19 sen, pada 09:03 pagi waktu Hong Kong. Kontrak tersebut naik 54 sen menjadi $ 44,32 pada hari Kamis. Total volume perdagangan sekitar 53 persen di bawah rata-rata 100-harinya. Harga mengalami penurunan sebesar 3,9 persen minggu ini.

Brent untuk pengiriman Juli berada di 12 sen lebih tinggi pada $ 44,89 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak tersebut naik 39 sen menjadi $ 45,01 pada hari Kamis kemarin. Minyak acuan global pada premi 19 sen untuk WTI bulan Juli.(mrv)

Sumber: Bloomberg