Minyak Perpanjang Penurunannya ditengah Aksi Selloff Komoditas

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak mentah turun untuk hari kelima, memperpanjang penurunannya ditengah aksi selloff komoditas didorong penguatan dolar sehingga mengirim emas merosot ke level lima tahun terendahnya. Sebagian besar indeks saham berjangka Asia menguat.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 0,3 persen ke level $50 per barel pukul 8:09 pagi di Tokyo, memperpanjang penurunan ke level terendah lebih dari tiga bulan terakhir. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus tergelincir 0,8 persen ke level $1,097.50 per ons pada awal perdagangan, karena dolar stabil di dekat level tertingginya sejak April lalu terhadap euro. Indeks Standard & Poor 500 berjangka turun 0,1 persen pasca saham AS menguat, sementara kontrak pada indeks ekuitas Australia dan Korea Selatan naik.

Prospek untuk logam mulia dan minyak telah memburuk karena investor kembali fokus pada kebijakan moneter AS, dengan spekulasi bahwa Federal Reserve bergerak segera meningkatkan suku bunga yang memicu penguatan dolar. Emas tergelincir tajam dalam dua tahun terakhir selama 15 menit dari perdagangan Asia Senin, sementara produsen logam merosot ke level terendah multi tahunan. Pasar Jepang kembali melanjutkan perdagangan pada hari ini setelah libur, bank sentral Jepang dijadwalkan akan merilis risalah pertemuan bulan Juni lalu.

Kontrak berjangka dalam mata uang yen Jepang Nikkei 225 Stock Average turun 0,2 persen ke level 20.755 di Chicago, pasca naik 0,4 persen pada sesi terakhir. Yen sedikit bergerak pada level 124,28 per dolar mengikuti penurunan sebesar 0,2 persen pada Senin kemarin. (izr)

Sumber: Bloomberg