Saham Energi Buat Saham Cina Kikis Kenaikan Mingguan

PT RIFAN FINANCINDO – Saham China turun, dengan indeks acuan Shanghai memangkas kenaikan mingguan kedua nya, menyusul turunnya saham perusahaan komoditas dan utilitas.

Shanghai Composite Index menurun 0,9 persen, memangkas gain sejak Jumat lalu menjadi 2 persen. China Petroleum & Chemical Corp mengalami pelemahan tertajam sejak 24 Juni seiring harga minyak yang menuju kerugian mingguan terburuk dalam lima bulan. Indeks Hang Seng turun dengan HSBC Holdings Plc, yang memiliki bobot tertinggi kedua di indeks, gagal bertahan setelah S & P global Ratings menurunkan outlook pemberi pinjaman itu menjadi negatif.

Penurunan tersebut terjadi setelah adanya harapan bahwa pemerintah China akan melonggarkan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan membantu indeks Shanghai muncul sebagai salah satu indeks acuan yang berkinerja d antara indeks ekuitas dunia sejak keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Indeks MSCI Asia Pacific melemah seiring investor menunggu laporan payrolls AS hari ini di tengah spekulasi data Juni akan menjadi patokan untuk menentukan apakah Federal Reserve mungkin akan meningkatkan suku bunga tahun ini.

Indeks ekuitas Shanghai diperjualbelikan di level 2,990.04 pada pukul 10:25 pagi waktu setempat, melemah kembali ke bawah level 3.000 yang merupakan level yang berhasil dilampaui awal pekan ini. CSI 300 Index melorot 0,6 persen. Indeks Hang Seng melemah 0,7 persen di Hong Kong sementara indeks untuk perusahaan China yang diperdagangkan di kota kehilangan 0,9%. (sdm)

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.