Minyak Menuju Rekor Kenaikan Mingguan Ditengah Menyusutnya Pasokan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Minyak menuju rekor kenaikan mingguannya ke-10, yang merupakan kenaikan terpanjang beruntun sejak perdagangan dimulai pada tahun 1983 silam, ditengah tanda-tanda menyusutnya persediaan minyak mentah AS.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York, siap untuk naik 1,8% sejak 15 Mei. Persediaan minyak mentah turun untuk pekan ketiganya untuk jangka terpanjang penurunan mingguan sejak September, menurut EIA. Minyak West Texas Intermediate dapat melanjutkan gainnya pada pekan depan, menurut survei Bloomberg dari analis.

WTI untuk pengiriman Juli di level $ 60,74 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, naik 2 sen pada 9:36 pagi waktu Sydney. Kontrak tersebut naik 3% menjadi $ 60,72 pada hari Kamis. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 88% di bawah rata-rata 100 hari.

Minyak jenis Brent untuk pengiriman Juli turun 1 sen ke level $ 66,53 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Kontrak naik ke level $ 1,51 menjadi $ 66,54 pada hari Kamis. Acuan minyak mentah Eropa lebih tinggi sebesar $ 5,84 dibanding WTI.(yds)

Sumber: Bloomberg