Minyak Mentah Turun Pasca Komentar IEA Mengenai Output OPEC

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Minyak mentah turun setelah Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan reli tahun ini berada di bawah ancaman pasca anggota terbesar OPEC meningkatkan produksi menuju rekor.

Arab Saudi, Irak dan Uni Emirat Arab masing-masing memproduksi jumlah minyak mentah dalam rekor pada bulan Mei, kata IEA. Minyak berjangka juga melemah karena penguatan dolar terhadap mata uang utama untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir, membuat bahan baku dalam mata uang AS kurang menarik sebagai penyimpan nilai.

Pemulihan minyak dari level terendah dalam enam tahun telah melambat di tengah spekulasi bahwa produksi global akan diperluas pasca harga mengalami rebound, memperpanjang surplus. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pekan lalu memutuskan untuk mempertahankan kuotanya karena berusaha untuk mempertahankan pangsa pasar terhadap biaya produsen yang lebih tinggi.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli turun 85 sen, atau 1,4%, ke level $ 60,58 per barel pada pukul 10:44 pagi di New York Mercantile Exchange. Kontrak naik ke level $ 61,43 pada hari Rabu, menyelesaian level tertinggi sejak 9 Desember. Harga mengalami kenaikan 14% dalam tahun ini.(frk)

Sumber: Bloomberg