Minyak Mentah Naik Akibatkan Emas Memperpanjang Penurunan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas turun untuk ketiga kalinya dalam 4 sesi seiring harga minyak mentah meningkat akibatkan emas menjadi berayun.

Logam kemarin mengalami kenaikan terbesarnya sejak September lalu setelah minyak mentah berjangka rebound dari level 5 tahun terendahnya. Rally minyak berakhir begitu saja saat ini, dan mata uang dolar naik ke level tertingginya sejak Maret 2009 lalu terhadap 10 mata uang utama. Volatilitas 60-hari emas melonjak ke level tertinggi sejak bulan Maret.

Pedagang emas melacak harga minyak karena dampaknya terhadap biaya konsumen. Ekspektasi inflasi AS, Treasury break-even diukur dengan laju 5 tahun, melemah sebesar 24 % tahun ini, ditetapkan penurunan terbesarnya sejak tahun 2008. Harga logam mulia tersebut turun ke level 4 tahun terendahnya pada bulan lalu terkait para investor melihat berkurangnya sebagai menyimpan nilai.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Februari merosot sebesar 1,5 % untuk menetap di level $ 1,199.40 pukul 1:54 di bursa Comex New York. Harga emas kemarin melonjak sebesar 3,9 %, dan kontrak volume perdagangan naik sekitar 370.132, kenaikan tertingginya sejak 20 Juni 2013 lalu. (knc)

Sumber : Bloomberg