Minyak Lanjutkan Gain Jelang Data pasokan AS pekan ini

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak melanjutkan gain jelang data pasokan minyak mentah AS serta produksi berjangka New York pekan ini mulai diperdagangkan lebih tinggi dibanding Brent untuk pertama kalinya sejak Januari.

Minyak berjangka Februari naik sebanyak 1,2% di New York setelah naik 0,9% pada Selasa. Spread antara Brent dan West Texas Intermediate telah menyusut di tengah spekulasi keputusan AS bulan ini yang memungkinkan ekspor dapat meringankan kelebihan pasokan Amerika. Stok minyak mentah kemungkinan naik 1,2 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan pemerintah hari Rabu. Data industri mengatakan persediaan menurun.

WTI untuk pengiriman Februari naik sebanyak 42 sen menjadi $ 36,56 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 36,47 pada 10:56 pagi waktu Sydney. Kontrak naik 33 sen menjadi $ 36,14 pada Selasa. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 32% di bawah rata-rata 100-hari. Harga telah menurun 32% tahun ini.

Brent untuk pengiriman Februari turun 24 sen, atau 0,7%, ke level $ 36,11 per barel di ICE London Futures Europe exchange berbasis di London, Selasa, penutupan terendah sejak Juli 2004. Acuan minyak mentah Eropa mengakhiri sesi di diskon dari 3 sen dari WTI. (yds)

Sumber: Bloomberg