Minyak Brent Stabil, WTI Ditransaksikan Pada Level 3 Hari Tertingginya

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak mentah WTI ditransaksikan mendekati harga tertingginya dalam tiga hari terakhir sebelum rilis data pasokan yang akan memberikan sinyal kekuatan permintaan bahan bakar di AS, konsumen minyak terbesar di dunia. Minyak Brent di London stabil.

Minyak WTI berjangka stagnan di New York pasca menghentikan lima hari penurunan beruntun kemarin. Persediaan bensin kemungkinan turun untuk pertama kalinya sejak Juni bulan lalu, menurut survei Bloomberg News pasca laporan pemerintah yang akan diberikan besok. Pejuang Kurdi di Irak merebut kembali kota-kota perbatasan di bagian utara yang disita oleh militan dari Negara Islam, yang memisahkan diri dari kelompok al-Qaeda, Partai Demokrat Kurdistan mengatakan di situsnya.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan September berada di level $ 98,42 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, WTI naik sebesar 13 sen, pukul 13:38 siang waktu Sydney. Kontrakberjangka naik sebesar 0,4 persen ke level $ 98,29 kemarin, pada penutupan tertingginya sejak 30 Juli. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 36 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga yang sedikit berubah pada tahun ini.

Sementara Minyak brent untuk pengiriman bulan September naik sebesar 12 sen, atau 0,1 persen, ke level $ 105,53 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah patokan Eropa dengan premi sebesar $ 7,19 untuk WTI. ditutup pada level $ 7,12 kemarin. (vck)

Sumber: Bloomberg