Minyak Brent Dekati Level $ 50

PT RIFAN FINANCINDO – Minyak mentah Brent diperdagangkan mendekati US $ 50 per barel karena estimasi menunjukkan produksi minyak di Nigeria pada bulan lalu meningkat setelah perbaikan infrastruktur yang telah rusak oleh serangan militan.

Kontrak berjangka di London turun 0,3 % setelah tergelincir 0,5 % pada hari Senin. Nigeria memompa produksinya rata-rata 1,53 juta barel per hari pada bulan lalu, meningkat dari sekitar 90.000 per hari dari Mei, menurut survei oleh Bloomberg. Beberapa pipa di negara Afrika Barat itu diperbaiki setelah perjanjian gencatan senjata dengan pemberontak di Niger Delta Sungai, Emmanuel Kachikwu, menteri negara untuk sumber daya minyak bumi, mengatakan bulan lalu.

BACA JUGA 😕Saham Asia Melemah Ditengah Pasang Surutnya Gejolak Brexit

Harga minyak mentah telah meningkat pada tahun ini, dengan Brent mendapatkan hampir 80 % dari level 12-tahun terendahnya di bulan Januari, di tengah gangguan pasokan dan penurunan output AS. Kedua Badan Energi Internasional dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak memperkirakan bahwa pasokan dan permintaan akan kembali untuk menyeimbangkan.

Brent untuk pengiriman September berada di level $ 49,94 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, turun 16 sen, pada pukul 10.51 pagi waktu Sydney. Kontrak kehilangan 25 sen menjadi $ 50,10 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global dengan premi 68 sen dibandingkan minyak WTI untuk pengiriman September.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus berada di level $ 48,57 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 42 sen, dari penutupan Jumat. Tidak ada penetapan harga pada hari Senin karena libur Hari Kemerdekaan di AS. (knc)

Sumber : Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.