Minyak Berayun Dekat $ 32 Per Barel Pasca Reli Tajam Dua Harinya

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak berfluktuasi di harga $ 32 per barel pasca reli dua hari tertajamya dalam lebih dari tujuh tahun terakhir.

Minyak berjangka turun sebanyak 0,8% dan naik sebanyak 1,4% di New York. Bulan depan harga mencatat kenaikan 21% lebih dari dua sesi pada penutupan Jumat setelah kontrak Februari berakhir Rabu di level $ 26,55 per barel, yang terendah sejak 2003. Ekuador dan Venezuela yang mengusulkan kuota produksi untuk anggota OPEC untuk meningkatkan harga, sebuah pernyataan yang dirilis di surat kabar resmi presiden Ekuador menunjukkan.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret berada di level $ 32,40 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 21 sen, pada 08:27 pagi waktu Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan lebih dari dua kali lipat rata-rata 100-hari. Kontrak naik $ 2,66 menjadi $ 32,19 pada hari Jumat. Bulan depan harga naik 9,4% pekan lalu.

Jenis Brent untuk pengiriman Maret adalah 38 sen lebih tinggi pada $ 32,56 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Kontrak naik $ 2,93, atau 10%, untuk $ 32,18 Jumat. Acuan minyak mentah Eropa ditransaksikan lebih tinggi sebesar 16 sen dibanding WTI.(yds)

Sumber: Bloomberg