Melemahnya Dolar Berdampak Positif Bagi Harga Minyak Berjangka

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Minyak naik untuk pertama kalinya dalam empat hari akibat melemahnya dolar dan setelah OPEC memperingatkan bahwa harga bisa melonjak tanpa adanya investasi baru dalam produksi.

Harga minyak teldcfa987a66774b5f95f6677f017b58a9ah naik sebanyak 2,4%. Dolar melemah dari rekor level tertinggi setelah pesanan barang tahan lama Amerika Serikat tiba-tiba menurun pada bulan Desember. Menteri Perminyakan Arab Saudi bertemu dengan para pejabat Rusia dan Norwegia untuk membahas stabilitas pasar, menurut Saudi Press Agency. Sekretaris Jenderal OPEC, Abdalla El-Badri mengatakan pada hari Senin bahwa minyak dapat melompat ke level $ 200 per barel tanpa adanya investasi jangka panjang yang memadai.

Minyak merosot hampir 50% pada tahun lalu karena AS memompa minyak mentah pada tingkat tercepat dalam lebih dari tiga dekade terakhir dan OPEC menolak permintaan untuk mengurangi output produksi. Harga mungkin mengalami penurunan sampai $ 30 per barel, Gary Cohn, presiden Goldman Sachs Group Inc, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Senin.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret naik 90 sen, atau 2% menjadi $ 46,05 per barel pada tengah hari di New York Mercantile Exchange. Kontrak minyak kehilangan 44 sen menjadi $ 45,15 pada hari Senin, penutupan terendah sejak Maret 2009. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah 21% di bawah rata-rata 100-hari untuk hari ini.(frk)

Sumber : Bloomberg