Mayoritas Indeks Nikkei 225 Melonjak Sejak 2011, Rebound Dari Penurunannya

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Jepang melonjak, dengan Nikkei 225 Stock Average menuju kenaikan tertajam sejak setelah krisis nuklir di 2011, ditengah spekulasi aksi sell-off yang mendorong valuasi ke level terendah 11-bulan yang berlebihan.

Indeks Nikkei 225 melonjak 5,7% menjadi 18,415.20 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, menuju kenaikan tertajam sejak Maret 2011 dan membalikkan kerugian kemarin yang menyapu kenaikan pada Indeks di 2015. Indeks Topix naik dengan 4,7% menjadi 1,482.75 karena dari semua 33 kelompok industri naik. Yen diperdagangkan pada 120,35 per dolar, melemah untuk hari ketiga. Saham AS mencatat kenaikan tertajam kedua tahun ini kemarin.

Saham Fast Retailing Co melonjak 7,4% menjadi dorongan terbesar untuk Nikkei 225. Fuji Heavy Industries Ltd melonjak 8,2% setelah surat kabar Nikkei melaporkan produsen mobil Subaru tersebut sedang mempertimbangkan kenaikan dividennya. Murata Manufacturing Co naik 7,9%, memimpin Apple Inc pemasok yang lebih tinggi menjelang pembukaan dari iPhone dan iPad model terbaru.

Indeks Shanghai Composite naik untuk hari kedua, menambahkan sebanyak 2,3%.

Nikkei 225 diperdagangkan pada 16,4 kali perkiraan laba dari penutupan kemarin, yang terendah sejak Oktober, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg. Rasio Topix adalah 13,5 kali, juga terendah sejak Oktober.

Indeks berjangka Standard & Poor 500 naik 0,6% setelah Indeks saham melonjak 2,5% kemarin.(yds)

Sumber: Bloomberg