Market : Ekonomi Jerman Sebagian besar Terpengaruh oleh Volatilitas Pasar

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Produsen dan penyedia jasa di Jerman mengabaikan ketidakpastian yang berasal dari gejolak di pasar keuangan seiring meningkatnya pesanan baru, kata Markit Economics.

Sementara Indeks Pembelian Manajer (PMI) untuk kedua industri jatuh ke angka 54,5 pada bulan Januari dari sebelumnya 55,5 di bulan Desember, yang paling lemah dalam 3 bulan terakhir, masih mengisyaratkan “kuat” dalam pertumbuhan ekonomi, perusahaan yang berbasis di London, Jumat. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi.

Anjloknya harga minyak dan gejolak di pasar keuangan internasional dipicu oleh melambatnya pertumbuhan di China yang dapat membebani perekonomian di Jerman dan kawasan euro. Pada hari Kamis, Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menambahkan prospek stimulus pada awal Maret untuk mencadangkan inflasi.

Sementara harga input Jerman jatuh untuk pertama kalinya dalam hampir setahun terakhir, perusahaan masih bisa sedikit meningkatkan biaya, kata Markit. Pesanan baru naik untuk bulan ke-13 dan pasar tenaga kerja di negara tersebut terus menguat, menurut pernyataan tersebut.

PMI komposit untuk Perancis naik ke angka 50,5 di bulan Januari dari sebelumnya 50,1, kata Markit. Ukuran untuk kawasan euro kemungkinan jatuh ke angka 54,1 dari sebelumnya 54,3, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom. Laporan tersebut dirilis pada pukul 10:00 pagi waktu Frankfurt. (knc)

Sumber : Bloomberg