Manufaktur Global Melemah Akibatkan Minyak WTI Turun; Brent Stabil

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun ditengah spekulasi bahwa pelemahan manufaktur dari Jerman sampai China akan membatasi permintaan minyak global. Brent stabil di London.

Kontrak berjangka turun sebanyak 0,5% dari 29 Agustusl alu. Lantai perdagangan di New York ditutup untuk libur Hari Buruh dan transaksi akan dipesan untuk keperluan penyelesaian hari ini. PMI (Purchasing manufacturing indexes) Jerman, Italia, Inggris dan China mencatat hasil yang dibawah perkiraan untuk Agustus, sementara produksi OPEC meningkat ke level tertinggi dalam setahun terakhir.

Minyak WTI untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 44 sen ke level $ 95,52 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 95,83 pada 16:43 sore waktu Sydney. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan hampir enam kali rata-rata 100 hari. Harga mengalami penurunan sebanyak 2,3% bulan lalu dan turun 2,6% di tahun ini.

Minyak jenis Brent untuk pengiriman Oktober adalah 7 sen lebih rendah pada level $ 102,72 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 6,90 dibanding WTI, selisih di akhir perdagangan kemarin sebesar $ 7,23 pada 29 Agustus.(yds)

Sumber: Bloomberg