Mandiri Sekuritas: IHSG Berpotensi Rebound

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu ditutup positif. Indeks Dow Jones Industrial Avg menguat sebesar +1,10%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi +1,34%.
2207-ihsg
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional dibuka melemah. Indeks Nikkei 225 (Jepang) turun – 0,57%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) terkoreksi -0,10%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas mengalami apresiasi. Harga minyak mentah WTI naik +4,82% ke level US$48,69 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat +1,18% ke posisi US$1.277,90 per troy ounce.

Dari dalam negeri, mulai hari ini pemerintah kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar. Harga premium turun Rp1.000 menjadi Rp6.600 per liter, dari sebelumnya Rp7.600 per liter. Sementara harga solar dipangkas Rp850 menjadi Rp6.400 per liter, dari sebelumnya Rp7.250 per liter. Selain BBM, pemerintah juga menurunkan harga semen dan elpiji 12 kg. Harga semen turun Rp3.000 per sak menjadi Rp51.000 (tingkat distributor), sedangkan harga elpiji 12 kg dipatok Rp129.000 per tabung.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas sendiri mengungkapkan jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melakukan rebound. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.093 dan resistance 5.227.

 

Sumber : detik.com