Laporan Keuangan Positif Dongkrak Bursa Saham Amerika

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks saham utama Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat, waktu New York, dengan indeks Nasdaq Composite kembali mencetak rekor.

ttSeperti dikutip dari laman CNBC, Minggu, 26 April 2015, kenaikan indeks tersebut menyusul investor menyambut positif beberapa rilis laporan keuangan perusahaan yang mencatatkan laba. Indeks Nasdaq kembali mencatatkan rekor tertinggi sejak Maret 2000. Saham Microsof menlonjak lebih dari 10 persen. The CBOE Volatilitas Index (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari kecemasan di pasar diperdagangkan mendekati 12.

Tidak ada laporan data ekonomi Amerika Serikat yang keluar pada akhir pekan lalu. Sementara, Microsoft, Google, Amazon, dan Starbuck merilis laporan keuangan dengan hasil memuaskan pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menguat 21,45 poin (0,12 persen) ke level 18.081,14, dengan saham Microsoft dan Boeing yang memimpin kenaikan saham.

Sementara itu, indeks S&P 500 naik 4,76 (0,23 persen) ke level 2.117,69, dipimpin oleh saham sektor konsumer.

Adapun indeks Nasdaq menguat 36 poin (0,71 persen) ke level 5.092,08, rekor baru sejak Maret 2000.

Volume saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 765 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 3,3 miliar unit saham.

Sementara itu, nilai tukar mata uang dolar melemah terhadap mata uang mitra dagang utama AS. Imbal hasil (yield) treasury 10 tahun yang digunakan untuk menentukan suku bunga KPR dan kredit konsumsi naik menjadi 1,09 persen.

 

Sumber : viva.co.id