Krisis Utang Yunani Berlanjut, Harga Minyak AS Anjlok

Krisis Utang Yunani Berlanjut, Harga Minyak AS AnjlokRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok ke level terendah dalam tiga bulan terakhir pada perdagangan semalam.

Dilansir CNBC, Rabu 9 Juli 2015, melemahnya harga minyak disebabkan karena adanya data pembangunan kilang minyak yang tak terduga dan produk pasar saham Amerika Serikat.
Selain itu, harga minyak tertekan oleh perkembangan krisis utang Yunani dan memburuknya pasar saham China. Seperti diketahui, China adalah konsumen minyak terbesar kedua di dunia.
Minyak AS alias WTI ditutup pada level US$51,56 per barel, atau turun 68 sen (1,3 persen) dibanding perdagangan sebelumnya. Level tersebut menjadi yang terendah sejak 10 April 2015.
Padahal, laporan mingguan Energy Information Administration (EIA) AS menyebutkan penurunan pasokan minyak mentah dan bensin seharusnya memicu kenaikan harga minyak. Namun, tidak menjadi sentimen positif bagi harga minyak WTI.
“Karena, penurunan pasokan itu bagian dari tren penurunan yang telah berlangsung selama dua pekan,” kata Gareth Lewis-Davis, ahli strategi komoditas BNP Paribas.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id