Koltipay, Dompet Digital Khusus Petani

2034296cashless780x390RIFAN FINANCINDO – Koltiva bekerja sama dengan Artajasa meluncurkan Koltipay, dompet digital khusus untuk petani. Peluncuran ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan digital, manajemen keuangan, dan kualitas hidup para petani.

Dompet digital Koltipay terintegrasi dalam aplikasi dengan dukungan FarmCloud dan FarmGate untuk pedagang, serta FarmRetail untuk Kios yang dikembangkan secara khusus oleh Koltiva.

“Pengguna kami adalah petani kecil di daerah pedesaan di Indonesia dan secara global di 30 negara. Mereka semua membutuhkan uang tunai cepat. Kami membantu mereka dengan menyediakan transaksi yang mudah dan pembayaran yang aman melalui KoltiPay,” kata Direktur Utama Koltiva Manfred Borer melalui siaran pers, Selasa (9/11/2021).

Kehadiran KoltiPay semakin melengkapi opsi pembayaran bagi industri pertanian dengan metode pembayaran terpisah (tunai dan transfer ke rekening akun bank petani) dan pembayaran nontunai (tranfer ke rekening akun bank petani atau akun KoltiPay).

Selain bertujuan untuk mempermudah transaksi, Koltipay juga membantu petani mendapatkan keuntungan dari transaksi digital. Petani dapat mengelola keuangan mereka secara online kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu khawatir di mana dana mereka tersimpan dengan aman.

Sementara itu, pedagang juga tidak perlu menarik uang tunai di gerai ATM atau bank yang lokasinya jauh untuk melakukan transaksi hasil panen. Sebab mereka dapat membayar hasil panen kepada petani melalui KoltiPay dan petani juga dapat menerima pembayaran tersebut melalui KoltiPay.

KoltiPay juga menyediakan fitur KoltiPay Unggul. Lewat fitur ini pengguna KoltiPay dapat menyimpan saldo KoltiPay hingga Rp 10 juta dan maksimum transaksi per bulan hingga Rp 20 juta melalui Dompet Beli. Saldonya dapat digunakan untuk pembelian agri-input dan PPOB.

Selain Dompet Beli, terdapat juga Dompet Jual yang berfungsi untuk menerima pembayaran dari penjualan hasil panen petani.

“KoltiPay menerapkan sistem transparansi dalam solusi pembayaran dari hulu ke hilir. Kami melacak dan menelusuri semua transaksi di dalam ekosistem kami yang disesuaikan dengan kebutuhan klien kami,” jelas Manfred.

Dia berharap KoltiPay dapat menjadi aplikasi dompet digital pertanian yang menjadi solusi rantai nilai, rantai nilai pertanian dan sumber daya alam apa pun, produsen terverifikasi, pemasok, dan off-taker, dan menjadi integrasi sistem pembayaran di daerah pedesaan.

Direktur Bisnis Artajasa Anthoni Morris menyampaikan, kerja sama ini diharapkan dapat memberi solusi dalam penyediaan layanan uang elektronik untuk memudahkan proses pembayaran pada proses bisnis rantai pasok agrikultur dari pelanggan Koltiva.

Integrasi yang dilakukan antara Artajasa dan Koltiva adalah pengembangan layanan solusi electronic money dengan brand MYNT, yang merupakan produk dari Artajasa yang terintegrasi pada environment aplikasi Koltiva sehingga nantinya disebut dengan Koltipay powered by MYNT.

“Kemitraan ini merupakan sinergi bersama dalam menyiapkan environment produk yang kuat dalam memberikan keunggulan produk, nilai, dan solusi bagi perusahaan dan pengguna. Tentu solusi ini berlandaskan pada kebutuhan pelanggan, sehingga dengdiharapkan mendukung digitalisasi pertanian secara nasional,” kata Anthoni.

Sumber : kompas

rifan financindo