Klaim Pengangguran di AS Turun Melebihi Perkiraan Pekan Lalu

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Warga Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran lebih sedikit dari perkiraan pekan lalu, permintaan terus-menerus akan memicu kenaikan di pasar tenaga kerja.

Klaim pengangguran pertama kali turun 10.000 pekerja menuju angka terendah dalam tiga pekan terakhir dari 278.000 pekerja pada pekan yang berakhir 1 November lalu, Departemen Tenaga Kerja melaporkan hari ini di Washington. Perkiraan rata-rata dari 50 ekonom yang disurvei Bloomberg menyerukan penurunan ke angka 285.000 pekerja. Pergerakan rata-rata dalam empat pekan terakhir, Indeks PHK bergerak kurang volatil, mencapai level terendah dalam lebih dari 14 tahun terakhir.

Rendahnya angka pemecatan dan peningkatan perekrutan yang mempertahankan pembelian rumah tangga, yang menyumbang 70 persen dari perekonomian terbesar di dunia. Melambatnya kenaikan upah dapat mempengaruhi kenaikan pengeluaran belanja yang lebih besar.

Perkiraan dalam survei Bloomberg untuk klaim awal berkisar antara 275.000 sampai dengan 300.000 pasca laporan sebelumnya sebesar 287.000 pada pekan sebelumnya.

Laporan lain menunjukkan produktivitas naik lebih dari yang diproyeksikan pada kuartal ketiga, membantu untuk mengendalikan biaya tenaga kerja bahkan seiring meningkatnya lapangan pekerjaan. Indeks output karyawan per jam Departemen Tenaga Kerja meningkat sebesar 2 persen tingkat tahunan, pasca revisi kecepatan sebesar 2,9 persen dalam tiga bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan 1,5 persen, menurut survei Bloomberg.(izr)

Sumber: Bloomberg