Kepercayaan Diri Jepang Inc Berkurang Seiring Permasalahan Ganggu Abenomics

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pelemahan dalam ekonomi Jepang dan perlambatan di Asia mengikis kepercayaan bisnis nasional, dengan survei terbaru dari bank sentral menunjukkan sentimen di antara produsen besar memburuk.

Tankan index for large manufacturer ke angka 12 pada September dari angka 15 pada bulan Juni, Bank of Japan mengatakan hari Kamis, lebih rendah dari estimasi median yang diprediksi berada di angka 13 dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom. Indeks ini diperkirakan akan turun menjadi 10 pada bulan Desember. Sementara itu, Tankan index for large non-manufacturer berada di angka 25 dari angka 23 pada bulan Juni dengan estimasi berada di angka 20.

Ada kekhawatiran bahwa ekonomi Jepang mungkin telah mengalami kontraksi pada kuartal yang baru saja berakhir, yang akan menepuk negara ke dalam resesi kedua sejak Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjabat pada 2012. Perusahaan-perusahaan besar yang telah memperoleh manfaat dari lemahnya yen dan meningkatnya keuntungan di bawah Abe belum membuat komitmen yang signifikan untuk memperluas investasi dalam negeri.

Baik Abe maupun Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pertumbuhan investasi dan upah diperlukan untuk menjaga ekonomi keluar dari deflasi dan pada jalur pertumbuhan.

Optimisme tertahan seiring perlambatan China dan stagnannya belanja konsumen Jepang memperkeruh prospek bisnis di Jepang, Kazuhiko Ogata, ekonom di Credit Agricole SA di Tokyo mengatakan. (sdm)

Sumber: Bloomberg