Kepercayaan Bisnis Australia Naik dengan Indeks Pekerjaan Sentuh Posisi Tertinggi 5 Tahun

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Kepercayaan bisnis Australia melonjak dan indeks pekerjaan dalam survei melompat ke level tertinggi dalam hampir lima tahun, menandakan pasar kerja yang sehat dan mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga.

Indeks sentiment naik dua kali lipat menjadi 6 poin bulan lalu, menurut survei National Australia Bank Ltd dari lebih dari 400 perusahaan yang dilakukan pada 23-31 Maret lalu. Indeks kondisi bisnis – indeks perekrutan, penjualan dan keuntungan – naik menjadi 12, menyamai level tertinggi sejak sebelum krisis keuangan global tahun 2008 silam. Indeks pekerjaan melompat empat poin menjadi lima poin, yang merupakan pencapaian terbaik sejak 2011.

“Ini merupakan hasil yang sangat baik dalam konteks prospek ekonomi global yang suram,” kata Alan Oster, kepala ekonom di NAB. “Suku bunga yang rendah dan mata uang yang lebih kompetitif, bahkan penguatan yang terjadi baru-baru ini, diharapkan tetap menjadi pendorong utama dalam negeri. Alhasil, prospek untuk ekonomi tetap tidak berubah – dan pemulihan pada sektor non-pertambangan diharapkan untuk meraih kenaikan lebih lanjut, serta kebijakan moneter akan tetap ditahan untuk periode yang lebih panjang “.

Ekonomi Australia membuktikan ketangguhannya dibalik bayang-bayang turbulensi keuangan baru-baru ini di Cina, suku bunga negatif di Jepang dan Eropa serta lebih lemahnya harga komoditas yang menjadi kombinasi untuk meningkatkan risiko global. Reserve Bank of Australia memotong suku bunga ke rekor rendah 2 persen pada bulan Mei tahun lalu dalam sebuah siklus pelonggaran yang dirancang untuk melindungi ekonomi dari lilitan investasi pertambangan dan mendorong industri jasa untuk mengencangkan kembali pengendurannya.

Sementara produk domestik bruto tumbuh kuat 3 persen tahun lalu dan tingkat pengangguran telah jatuh menjadi 5,8 persen, mata uang rebound lebih dari 10 persen sejak pertengahan Januari ke level 75,86 AS sen pada pukul 11:18 siang waktu Sydney. Pedagang mengkalkulasi dalam kesempatan 36 persen untuk pemotongan tingkat suku bunga bulan depan, menurut data swap yang dikumpulkan oleh Bloomberg. (sdm)

Sumber: Bloomberg