Pertumbuhan Harga Rumah di China Melambat Bulan Mei

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga rumah baru China turun di setengah kota yang dilacak oleh pemerintah untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir seiring dengan perlambatan ekonomi dan kelebihan pasokan yang menahan para pembeli.

Harga turun di 35 dari 70 kota selama bulan lalu dari bulan April, menurut pernyataan oleh Biro Statistik Nasional hari ini, terbesar sejak Mei 2012. Di pusat kota keuangan Shanghai, harga turun 0,3 persen dari April, penurunan pertama dalam dua tahun terakhir, sementara harga turun 0,2 persen di kota pusat bisnis selatan Shenzhen.

Industri properti China tengah menghadapi surplus unit rumah kosong yang menempatkan risiko terhadap kebijakan stimulus mini PM Li Keqiang ditujukan untuk menahan perlambatan ekonomi yang mengancam target pertumbuhan tahun 2014 nya. Sementara bank sentral China bulan lalu meminta bank kreditur terbesar di negara itu untuk mempercepat perijinan pemberian hipotek, pemerintah telah menahan diri dari pelonggaran berbasis luas dari pembatasan hak kekayaan yang dikenakan selama empat tahun terakhir untuk mengendalikan harga properti. (brc)

Sumber: Bloomberg