Kekhawatiran IPO Menekan Indeks Saham Berjangka China

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Indeks saham berjangka China jatuh terkait kekhawatiran penjualan saham baru akan mengalihkan dana dari ekuitas yang ada.

Kontrak pada Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Maret kehilangan 1,1% menjadi 3,450.80 pada pukul 09:26 pagi waktu setempat. Dua puluh tiga perusahaan termasuk Orient Securities Co. dijadwalkan akan menjual Penawaran umum saham perdana (IPO) dari hari Selasa sampai Jumat mendatang. Penjualan diharapkan untuk membekukan dana sekitar 3 triliun yuan ($ 479 miliar) terkait dengan langganan saham baru, menurut estimasi rata-rata dari 12 broker yang disurvei oleh Bloomberg News. Sebagian besar modal diharapkan terkunci pada hari Rabu dan semua dana akan dibuka pada hari Jumat, menurut survei.

Indeks Shanghai Composite turun 0,2% menjadi 3,241.19 pada hari Jumat, memperpanjang kerugian minggu lalu menjadi 2,1%, penurunan mingguan pertama dalam empat minggu. Indeks Hong Kong Hang Seng China Enterprises turun 0,1% menjadi 11,606.93. Indeks CSI 300 turun 0,5%. Indeks Hang Seng turun 0,1%. Indeks ekuitas Bloomberg China-AS turun 1% di New York.

Ekspor China naik lebih dari 48% dari tahun sebelumnya pada bulan Februari, administrasi kepabeanan mengatakan selama akhir pekan, melebihi perkiraan rata-rata analis untuk lonjakan sebesar 14%, meskipun jumlah itu dipengaruhi oleh distorsi dari waktu liburan Tahun Baru Imlek. Bersama dengan bulan Januari, penjualan di luar negeri naik 15%. Pemerintah menargetkan kenaikan 6% dalam perdagangan untuk tahun 2015.

Impor China turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari, jatuh 20,5%, dibandingkan dengan perkiraan penurunan sebesar 10%.

Biro Statistik akan merilis data inflasi bulan Februari pada hari Selasa. Harga konsumen naik 1% dari tahun sebelumnya, percepatan dari kenaikan 0,8% pada bulan Januari, menurut perkiraan rata-rata dari 34 ekonom dalam Bloomberg survey. Harga produsen terkoreksi 4,3%, menurut survei.(frk)

Sumber : Bloomberg