Kebanyakan Saham-Saham Asia di Tutup Turun

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sebagian besar saham-saham Asia melemah setelah laporan payroll AS yang kuat mendukung untuk suku bunga yang lebih tinggi tahun ini. Sementara saham Jepang menguat karena pelemahan yen.

Sekitar lima saham jatuh untuk setiap empat saham yang naik pada Indeks MSCI Asia Pacific, yang sedikit berubah di level 133,65 pada pukul 04:07 sore di Hong Kong. Indeks Topix Jepang menguat 1,8% setelah yen melemah terhadap dolar pada hari Jumat. Kemungkinan peningkatkan suku bunga acuan oleh The Fed pada bulan Desember melonjak menjadi 70% setelah data menunjukkan gain 271,000 dalam payroll AS pada bulan Oktober, yang terbesar tahun ini dan melebihi semua perkiraan dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom.

Tingkat pengangguran turun ke level terendah tujuh tahun dari 5% dan penghasilan rata-rata per jam selama 12 bulan terakhir mengalami kkenaikan terbesar sejak tahun 2009. Perkiraan rata-rata menyerukan kenaikan payroll sebesar 185.000. Perkiraan 75 ekonom dalam survei Bloomberg berkisar untuk gain dari 75.000 menjadi 250.000. Revisi laporan sebelum menambahkan total 12.000 pekerjaan untuk bacaan bulan Agustus dan September.(frk)

Sumber: Bloomberg