Jelang Pertemuan The Fed, Bursa Asia Melemah

Beberapa orang tercermin dalam papan yang menampilkan indeks pasar saham terbesar di Tokyo, Jepang, Jumat, (10/7/2015). Meskipun Nikkei mengalami kenaikan pada Jumat pagi, tetapi tertutupi oleh penurunan tajam di Fast Retailing Co. (REUTERS/Thomas Peter)RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa Asia dibuka melemah pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin 14 Desember 2015.

Dilansir CNBC, hari ini, Indeks Jepang dan Korea Selatan dibuka di teritori negatif. Indeks Jepang, Nikkei 225, turun 2,61 persen atau 500 poin di 18.737.
Saham Toyota, Nissan, Honda, dan Sony turun antara 1,4 persen sampai 2,55 persen.
Bursa Asia terpengaruh bursa Amerika Serikat (AS) yang ditutup turun pada akhir pekan lalu. Pada Jumat, 11 Desember 2015, indeks Dow Jones ditutup turun 1,76 persen. Indeks S&P 500 tergelincir 1,94 persen dan indeks Nasdaq jatuh 2,21 persen.
Bank of Japan telah mengumumkan survei Tankan, yang mengukur aktivitas bisnis, ekonomi, dan perdagangan. Survei menunjukkan sentimen manufaktur positif 12 poin pada Desember, tidak berubah dibanding kuartal sebelumnya.
Sedangkan Indeks Korea Selatan, Kospi, turun 24 poin atau 1,2 persen di 1.925. Saham blue chip Samsung Electronics diperdagangkan lebih rendah satu persen. Saham Hyundai Motor turun 0,67 persen.
Sementara, indeks Australia ASX 200 menurun 82,6 poin atau 1,64 persen di 4.946. Saham sektor energi dan material masing-masing turun 3,37 persen dan 2,04 persen.
Sumber : http://bisnis.liputan6.com