Jelang Keputusan The Fed, Saham Asia Dibuka Menguat

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Asia menguat, setelah membukukan penguatan mingguan pertamanya sejak Juli lalu, terkait investor yang menunggu keputusan atas kebijakan The Fed pada pekan ini serta mempertimbangkan laporan ekonomi dari China.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3 persen menjadi 127,69 pada 09:01 pagi di Tokyo. Investasi aset tetap China naik pada laju paling lambatnya dalam 15 tahun terakhir dan produksi industri masih mengikuti perkiraan analis, sementara penjualan ritel Agustus melampaui proyeksi, menurut laporan yang diterbitkan pada akhir pekan lalu. Para ekonom masih terbagi rata pada kemungkinan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya di 17 September nanti, karena para pedagang terus berspekulasi pada langkah di 28 persen.

Indeks Topix Jepang naik 0,3 persen, seperti yang dilakukan indeks Kospi Korea Selatan. Indeks Australia S & P / ASX 200 naik 0,4 persen dan indeks NZX 50 Selandia Baru meningkat 0,4 persen. Sementara pasar di China dan Hong Kong belum memulai perdagangannya.

Produksi industri China naik sebesar 6,1 persen dari tahun sebelumnya pada Agustus lalu, seperti yang dikatakan oleh Biro Statistik Nasional pada hari Minggu, dan perkiraan rata-rata ekonom yang disurvey oleh Bloomberg adalah di bawah 6,5 persen. Investasi dari aset tetap naik 10,9 persen dalam delapan bulan pertama, dibandingkan dengan proyeksi rata-rata yang sebesar 11,2 persen. Angka industri yang lemah dan investasi menggarisbawahi tantangan pemerintah dalam menghadapi pemenuhan target pertumbuhan 7 persen tahun ini, karena menurunnya ekspor dan deflasi harga produsen yang terus berlanjut.(mrv)

Sumber: Bloomberg