Investor Kaji Outlook Ekonomi AS, Emas Menuju Kenaikan Kuartalan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas menuju kenaikan kuartalan ke-2 akibat para investor mengkaji outlook ekonomi AS dan rendahnya suku bunga terhadap tanda-tanda menurunnya permintaan fisik. Sementara perak memperpanjang penurunan dari level tertingginya sejak Maret lalu.

Bullion untuk pengiriman segera berada pada level $1,316.59 per ounce pukul 12:45 siang waktu Singapura dari level $1,316.17 pada 27 Juni lalu, menurut harga dari Bloomberg. Pekan lalu harga mengalami kenaikan untuk pekan ke-4, reli tertinggi sejak Maret lalu dan kenaikan tertinggi sepanjang tahun 2014 ini sebesar 9.6%. Sebelumnya Bullion gain kuartalan ke-2 di 2011 silam.

Emas telah rebound dari penurunan tahun lalu sebesar 28% akibat turunnya dollar dan Federal Reserve AS kembali berkomitmen untuk mempertahankan suku bunga pada level terendahnya? guna mendorong pemulihan ekonomi. Ketegangan di Irak dan Ukraina telah memicu permintaan akan aset safe haven. Pekan lalu laporan data ekonomi AS menunjukkan bahwa sedikitnya aplikasi klaim pengangguran dan naiknya inflasi.

Emas untuk pengiriman bulan Agustus turun 0.2% ke level $1,317.20 per ounce di Comex,? New York.

Inflasi yang dimonitor oleh bank sentral AS naik 1.85 pada Mei lalu dari awal tahun ini, kenaikan tertinggi dalam 12 bulan terakhir sejak Oktober 2012 lalu dan masih jauh dari target The Fed sebesar 2%, menurut rilis data pada 26 Juni lalu. Gubernur Janet Yellen telah menyatakan bahwa inflasi secara terus menenrus masih dibawah target yang dapat memunculkan resiko terhadap pertumbuhan ekonomi. The Fed telah mengurangi pembelian obligasi sepanjang tahun 2014 ini meskipun pertumbuhan ekonomi kuartal pertama melambat. (bgs)

Sumber : Bloomberg