Investor Kaji Data China, Saham Asia Ikuti Penurunan Ekuitas AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Asia jatuh, setelah Dow Jones Industrial Average membukukan pekan terburuknya sejak Januari, karena investor menunggu rilis data China ditengah aksi jual komoditas.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% menjadi 141,95 pada 09:00 pagi di Tokyo setelah Dow merosot 2,9% pekan lalu. China melaporkan laba perusahaan industri Senin, memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai perlambatan ekonomi terbesar di Asia tersebut. Emas diperdagangkan mendekati terendah lima tahun dan harga minyak berada pada bear market di tengah kekhawatiran pasokan bahan baku yang melampaui permintaan. Sementara di AS, data pada pesanan barang tahan lama dan modal akan jatuh tempo, dengan investor masih mengamati pertemuan Federal Reserve pekan ini guna mengukur waktu untuk kenaikan suku bunga acuan.

Indeks Topix Jepang turun 0,7%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,5%. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun 0,2% dan NZX 50 Selandia Baru tergelincir 0,4%.

Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong merosot 0,7% di sebagian besar perdagangan terakhir, dengan kontrak pada Hang Seng China Enterprises, yang mengukur saham China daratan yang terdaftar di kota, turun 1,1%.Indeks Berjangka di FTSE A50 China, yang menelusuri perusahaan China terbesar, turun 0,8% dan kontrak CSI 300 turun 3% dalam perdagangan hari Jumat.

Indeks berjangka S & P 500 sedikit berubah pada hari Senin. Indeks ekuitas turun 1,1% pada hari Jumat.(yds)

Sumber: Bloomberg