Industri Jasa di AS Meningkat pada Laju Tertinggi Melebihi Proyeksi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Industri jasa di AS meningkat pada bulan November di laju tercepat kedua di lebih dari sembilan tahun terakhir, menandakan ekonomi terbesar dunia mampu bertahan melewati perlambatan ekonomi global.

Indeks Institute for non-manufaktur Supply Management naik menjadi 59,3, level tertinggi kedua sejak Agustus 2005 lalu, dari level 57,1 pada bulan Oktober lalu, The Tempe, yang berbasis di Arizona mengatakan hari ini. Sebuah pembacaan melebih dari level 50 menunjukkan ekspansi. Angka tersebut melampaui proyeksi tertinggi dalam survei Bloomberg dari 78 ekonom.

Murahnya harga bensin dalam empat tahun terakhir dan rendahnya tingkat pengangguran sejak tahun 2008 lalu memberikan konsumen Amerika membelanjakan pendapatanya, membantu menghasilkan optimisme yang lebih besar di antara penyedia layanan menjelang liburan akhir tahun. Wal-Mart Stores Inc mengatakan jumlah pesanan melalui website mencatat rekor tertinggi dua hari yang lalu seiring pembeli mengambil keuntungan dari diskon barang dagangan.

Laporan lain yang dirilis hari ini menunjukkan pasar tenaga kerja membuat kemajuan yang mantap. Gaji swasta naik 208.000 pekerja pada bulan November pasca naik sebanyak 233.000 pekerja revisi bulan sebelumnya, kata Roseland, New Jersey berbasis ADP Research Institute. Pekerja di jasa layanan naik 176.000 pekerja bulan lalu, kata kelompok itu.

Penyedia layanan Amerika bernasip lebih baik daripada beberapa pesaing mereka di luar negeri. Pertumbuhan pada sektor perusahaan jasa zona euro memburuk pada bulan November ke level terendah tahun ini, menurut angka dari Markit Economics di London. (izr)

Sumber : Bloomberg