Indeks Topix Turun untuk Pertama Kalinya dalam 8 Hari Terakhir

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Jepang melemah, dengan Indeks Topix turun untuk pertama kalinya dalam 8 hari terakhir, diiringi penguatan mata uang yen karena menurunnya sektor eksportir dan pemasok untuk Apple Inc setelah pembuat smartphone tersebut mencatat laba yang lebih rendah dari yang diperkirakan.

Indeks Topix turun 0,7 % ke level 1,661.89 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, setelah sebelumnya naik hampir 6 % sejak 9 Juli lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0,8 % ke level 20,674.45. Sementara itu, Yen diperdagangkan pada level 123,88 per dolar setelah kemarin menguat 0,3 %. Saham Apple anjlok 6,7 % pada perdagangan diperluas dengan laba di AS yang meleset dari perkiraan.

Appel memperkirakan pendapatan sebelumnya sebesar $ 49 miliar menjadi $ 51 miliar pada kuartal hingga bulan September, di bawah perkiraan analis sebesar $ 51.1 miliar. Perusahaan Apple tersebut mengatakan akan menjual 47,5 juta iPhone pada periode hingga bulan Juni, sementara analis telah mengantisipasi 48.8 juta pengiriman.

Menurunnya indikasi permintaan untuk iPhone bisa memicu kekhawatiran bahwa Apple akan memiliki waktu yang sulit untuk menjual smartphone lebih banyak di bulan terakhir pada tahun ini, setelah debutnya pada bulan September versi terbaru dipicu dengan kenaikan yang menuju rekornya. Memicu kekhawatiran melalui pemasok Jepang, dari Sharp Corp ke Japan Display Inc dan Minebea Co.

Kontrak pada Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4 % setelah saham-saham yang mendasari kemarin mengalami penurunan sebesar 0,4 %. Kontrak di Indeks Nasdaq 100, yang menghitung saham Apple, merosot 1,1 %. (knc)

Sumber : Bloomberg