Indeks Saham Berjangka China Stagnan Jelang Rilis Data Inflasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Indeks saham berjangka China sedikit berubah sebelum rilis data inflasi bulan Februari.

Kontrak pada Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Maret naik 0,1% menjadi 3,563.80 pada pukul 9:15 pagi. Saham Poly Real Estate Group Co. diprediksi turun setelah laporan penjualan turun 39% pada bulan Februari. Sementara saham Bank of Communications Co. diprediksi menguat setelah adanya informasi yang mengatakan bahwa perusahaan tersebut berencana untuk membeli saham di Hua Ying Securities Co. Produsen penutup kaca Lens Technology Co. akan menjual saham penawaran umum perdana, menyingkirkan 23 penjualan IPO pekan ini.

Indeks Shanghai Composite naik 1,9% menjadi 3,302.41 pada hari Senin setelah regulator mengatakan mereka dapat memungkinkan kreditur untuk memasuki bisnis broker. Indeks Hong Kong Hang Seng China Enterprises menguat 0,6%. Indeks CSI 300 naik 1,7%. Indeks Hang Seng turun 0,2%. Indeks ekuitas Bloomberg China-AS turun 1,1% di New York.

Harga konsumen China kemungkinan naik 1% pada bulan lalu dari tahun sebelumnya, percepatan dari kenaikan 0,8% pada bulan Januari, menurut estimasi rata-rata dari 36 ekonom dalam survei Bloomberg. Harga produsen kemungkinan terkoreksi 4,3% untuk bulan kedua, survei menunjukkan. Data tersebut dapat menambah kekhawatiran melemahnya permintaan dan pelonggaran moneter lebih lanjut diperlukan untuk mempertahankan pertumbuhan di ekonomi terbesar kedua di dunia.

Pemerintah menetapkan target inflasi sebesar 3% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 7% untuk tahun ini. Bank sentral dapat mempublikasikan data terkait pinjaman baru dan pasokan moneter untuk Februari pada hari ini.

Shanghai Composite telah naik 2,1% dalam tahun ini, menambah lonjakan tahun lalu sebesar 53%. Indeks tersebut bernilai 12,4 kali 12 bulan proyeksikan laba, dibandingkan dengan rata-rata lima tahun kelipatan 10,3, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.(frk)

Sumber : Bloomberg