Indeks Nasdaq Mempanjang Rekor Baru Tertingginya

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks Nasdaq Composite memperpanjang kenaikan pasca ditutup pada rekor seiring rally saham Google Inc dan Amazon.com rally terkait laporan laba. Treasuries naik pasca pesanan barang modal tiba-tiba jatuh, sementara harga minyak turun di New York.

Indeks Nasdaq melonjak sebesar 0,8 persen pukul 12:42 di New York pasca menembus level 2000, level tertinggi bulan Maret pada Kamis kemarin. Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,3 persen, sementara Ibovespa Brasil mendekati fase bullish. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun sebesar 0,3 persen dan Obligasi imbal hasil tenor 10-tahun turun empat basis poin menjadi 1,92 persen. Obligasi Yunani tenor 10-tahun naik 36 basis poin menjadi 12,66 persen akibat meningkatnya frustrasi dalam pembicaraan atas pembiayaan bagi negara kreditur. Biji besi memasuki fase bullish.

Indeks Nasdaq Composite hampir naik empat kali lipat sejak pasar ekuitas global menyentuh level terendahnya pada Maret 2009 lalu. Saham Microsoft Corp melonjak Jumat pasca laba kartalan melampaui estimasi, sedangkan pendapatan Google tumbuh di tengah peningkatan iklan. Penurunan tak terduga dalam pesanan untuk peralatan usaha menambah bukti bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama melambat, memperkuat kasus terhadap menaikkan suku bunga.

Saham AS sedang menuju untuk peningkatan mingguan, dengan Nasdaq naik sebesar 3,3 persen dan indeks Standard & Poor 500 menguat sebesar 1,8 persen, bersiap menuju rekor penutupan tertingginya. (izr)

Sumber: Bloomberg